Digiscoping

Digiscoping adalah salah satu metoda potograpi yang banyak digunakan oleh para birdwatcher atau pengamat burung.

apa itu digiscoping?

Digiscoping is a neologism for the activity of using a digital camera to record distant images by coupling it with an optical telescope. The term usually refers to using either a digital single-lens reflex camera with lens attached or, more often, a fixed lens point and shoot digital camera to obtain photos through the eyepiece of a birdwatcher’s spotting scope using a technique called afocal photography. It has also been associated with using a digital camera and spotting scope equipped for prime focus photography. The word “digiscoping” was coined in 1999 by French birdwatcher Alain Fosse. Less notable neologisms for this activity are digiscope birdingdigiscopy birdingdigi-birdingdigibinning (using digital camera with binoculars), and phonescoping (using a digitalcamera phone with a spotting scope or binoculars).

sumber wikipedia

Istilah digiscoping pada dasarnya adalah teknik mengambil foto dengan memanfaatkan perbesaran maksimal dari binokuler atau monokuler. Caranya dengan meletakkan kamera dan membidik sasaran melalui lensa okuler.

Tehnik ini banyak digunakan oleh para birdwatcher atau pengamat burung yang mana terkadang burung yang menjadi sasaran adalah burung yang sensitip dengan gerakan dan kehadiran makhluk asing atau burung yang hinggap di puncak pohon yang sangat tinggi. Dengan kamera biasa tentunya akan sangat sulit untuk mengambil gambar burung tersebut dari jarak dekat. Kalopun bisa dilakukan dari jarak jauh tentunya harus menggunakan lensa tele yang sangat mahal. Dan pengambilan gambar dengan situasi ini sangat susah bila menggunakan kamera pocket.

Digiscoping

Gambar diambil disini

Dengan metode digiscoping yang mana yang di exploitasi adalah kemampuan spoting scope atau binocular tentunya akan sangat gampang sekali. Selain harga scope atau binocullarnya tidak mahal, tehnik ini bisa dilakukan dengan menggunakan kamera pocket. Dengan modal sekitar 10jt an kita sudah bisa melakukan digiscoping. Harga segitu sudah bisa digunakan untuk mengambil gambar dengan target berjarak 300-1000 meter lho.  Untuk tipe2 tertentu yang lebih mahal bahkan sudah include Night Vision.

Saya sempat akan mencoba melakukan tehnik ini di kampung halaman karena kebetulan salah satu saudara adalah importir dari barang2 ini.  Sayangnya adapter yang tersedia hanya untuk kamera pocket sedangkan saat itu saya membawa kamera DSLR.  Jadi mohon maap gambar hasil jepretan saya menggunakan  tehnik ini menyusul ya……….

Next trip kalo saya pulang ke kampung halaman lagi, saya akan mencoba mengambil gambar dengan tehnik digiscoping.

kalo penasaran sama tehnik ini dan hasil fotonya bisa dilihat disini

2 thoughts on “Digiscoping

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s