Ada Lagi Yang Pergi

Pagi Ini membaca koran, ada lagi adik Kita yang “Pergi” karena Gizi Buruk

Saya Turut Berduka cita, Turut Prihatin, Turut Berbelasungkawa

Kupanjatkan Doa Yg Tulus dan Ihklas buat adik ku, Semoga Mendapat tempat Terindah Di sisi Nya

Papa ku di Surga, tolong sambut adik ku itu dengan cinta dan kasih sayang mu

.

.

wahai wakil rakyat dan pejabat negara yg terhormat

mengapa hanya kau urus hal-hal yg tidak berguna

kau hamburkan uang rakyat hanya untuk mengurusi akhlak dan moral orang lain

sementara rakyatmu harus menahan lapar dan kekurangan gizi

tolong wahai wakil rakyat yg terhormat

Urus Dulu akhlak mu,

Urus Dulu Moral mu,

Baru mengurusi akhlak dan moral orang lain

10 thoughts on “Ada Lagi Yang Pergi

  1. bener itu! moral diurusin padahal moral dipengaruhi perut. kalo laper, gimana mo mikir bener-salah? mereka2 bikin UU karena menganggap diri mereka bermoral

  2. apalagi yang bilang mau ekspor beras tahun depan. apa g mikir??? kenapa g untuk ketahanan pangan di Indo dulu, sedari dulu sudah membuat orang2 di papua, maluku, NTT melupakan pangan khas daerah masing2 seperti sagu, jagung dan umbi dan memakan nasi. kelaparan dimana2, busung lapar bahkan muncul di sulawesi juga. kenapa g dibeli pemerintah untuk kasih makan itu masyarakatnya yang kelaparan???? apakah hanya demi harga beras yg diluar yang lebih mahal??? Tanya Kenapa???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s