Instropeksi Diri

Sering kali di kehidupan ini, kita lebih banyak menghabiskan waktu dan energi untuk memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan yang menyakitkan. Padahal, pada saat yang sama kita pun sebenarnya punya kemampuan untuk bisa menemukan hal indah di sekeliling kita.
kita akan menjadi manusia yang berbahagia jika kita mampu berbuat, melihat, dan bersyukur atas hal-hal baik di kehidupan ini dan senantiasa mencoba untuk melupakan yang buruk yang pernah terjadi. Dengan demikian, hidup akan dipenuhi dengan keindahan, pengharapan, dan kedamaian.





setuju, mbah. setuju banget.
makasih mbok. Jgn terlena oleh kegagalan atau kesuksesan istilahnya
venus
March 31, 2008 at 11:35 pm
setuju juga, dengan lebih sering bersyukur hidup akan terasa lebih indah kok mbah. percaya deh…
*mbahe kok diajarin yo*
lho gak semua orang yg lebih tua lebih pintar kan? kalo putu ne lebih pintar dari mbah e… yo tambak apik kan
kaudanaku
April 1, 2008 at 12:57 am
hmmm …? ini mbah kan? dalem banget. ada apa mbah?
*ga bisa liat mbah serius2 :d
kadang kita lupa dan terlena atas kegagalan dan kesuksesan. Kebetulan saya terlena dengan kegagalan
yati
April 1, 2008 at 1:35 am
sampeyan iki lagi menceramahi diri sendiri ta mbah?
*kabuuuuuurrrrrrrrrrrrr*
deteksi
April 1, 2008 at 4:23 am
Mbah, aku kangen kartun” mu……
nb : mana logo yang buat aku, mbah?
Rere
April 1, 2008 at 5:31 am
iya mbah.. kangen ama kartunmu.. *idem karo rere*
tapi emang-kok.. manusia lebih terlena dengan kegagalan.. terkadang mereka tak sadar akan keberhasilan yang mereka raih.. karena mereka terpaku akan kegagalan…
tu2t
April 1, 2008 at 7:18 am
makasih mbah, pencerahane!!!
khuclukz
April 1, 2008 at 8:00 am
ayo belajar positif thinking sama orang lain
antown
April 1, 2008 at 4:27 pm
tumben mbah postingane sampiyan rodhok abot,
Mungkin krn sampiyan mari loro yooo
toim
April 1, 2008 at 8:38 pm